Sabtu, 15 November 2025 – Festival Seni Tahunan Al Muhiibin (FASTABIN) resmi dibuka, dengan pembukaan yang berlangsung jauh lebih megah dan spektakuler dibanding tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini, panitia menghadirkan icon berupa harimau santri (HARSA) yang memiliki makna dan juga filosofi mendalam bagi berlangsungnya fastabin kedepan, juga persembahan puluhan barongan yang ditampilkan serentak yang langsung memukau seluruh santri, tamu undangan, dan warga sekitar.
Puluhan barongan tersebut memasuki area panggung utama dengan formasi yang tertata rapi, diiringi musik tradisional khas Jawa yang menggema memenuhi lapangan pesantren. Perpaduan gerak energik, kostum warna-warni, dan alunan musik tradisional menjadikan pembukaan Fastabin tahun ini terasa istimewa dan meninggalkan kesan mendalam bagi penonton.
Para pengunjung menyebut bahwa ini adalah pembukaan Fastabin paling meriah sepanjang sejarah pelaksanaannya, bukan hanya karena jumlah barongan yang besar, tetapi juga karena acara yang jelas disiapkan dengan sangat serius oleh panitia.
“Menurut saya fastabin tahun ini sangat spektakuler, semua tersusun rapi dan sangat memukau, bahkan untuk UMKM seperti saya juga merasakan benefit yang luar biasa.” Ujar Mbak Nafisah, selaku penonton dan juga pelaku UMKM.
Setelah pertunjukan kolosal barongan selesai, acara dilanjutkan dengan peresmian Expo UMKM dan perlomban seni pagar nusa yang turut meramaikan gelaran tahun ini. antusiasme penonton terlihat jelas sehinggga seluruh halaman PPM 4 Bahasaa dipenuhi oleh penonton
Setelah pembukaan spektakuler yang menampilkan puluhan barongan, rangkaian acara Fastabin ke-12 di PPM 4 Bahasa Al Muhibbin memasuki agenda berikutnya, yaitu kompetisi seni tunggal IPSI dan seni beregu IPSI.
Kedua kategori lomba tersebut langsung menyita perhatian para penonton. Para peserta dari berbagai kelas menampilkan kelihaian dalam jurus, keindahan gerakan, serta kekompakan tim menjadikan suasana lapangan penuh sorak, tepuk tangan, dan kebanggaan.
Akhirnya setelah menimmbang dan berdiskusi panjang, dewan juri mengumumkan kejuaraan seni IPSI yang antara lain diraih oleh, kelas 2 MA putra yang menduduki juara 1, dan kelas 2 MA putri menjadi juara 2, serta kelas 1 MA putra menduduki juara 3.
“Dari pengalaman saya menjuri di sini, baru kali ini saya menemui pembukaan fastabin yng sangat wow dan spektakuler, juga para peserta hari ini saya sungguh memberikan begitu banyak apresiasi sebab semuanya sangat hebat dan baik.” Tutur Bapak Mujib dan Bapak Anam selaku dewan juri pada perlombaan kali ini.
Fastabin ke-12 dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari, dengan rangkaian lomba dan kegiatan seni-budaya yang semakin memperkuat citra pesantren sebagai pusat pengembangan kreativitas, kemandirian, dan kebudayaan lokal.
EDITOR: Anwar Dzak & Yayuk SK.