Logo

AHLAN WA SAHLAN YA RAMADHAN; SAATNYA MENGAJI DAN MERENUNGI

Menyambut bulan suci ramadahan 1446 Hijriyah kini Al-Muhibbin kembali melaksanakan “rutinan Ramadhan” yang menjadi tradisi tahunan dilingkungan pesantren.Kegiatan yang masyhur dengan ngaji pasan ini akan di mulai dari hari Rabu malam 18/02/2026 di pendopo Nafahati Ridhwan Kenduruan-Tuban. Pada rutinan ngaji balagh Ramadhan para santri akan menkaji beberapa kitab diantaranya; hikayat al-muridin, fathul karim al manan, Minhaj al-muta’alim, Irsyadul ibaad, Nihayatuzain, Adabu ad din, Qaidatu assorfiyyah. Susana menyejukan hati disambut gembira oleh santri-santri Pondok Pesantren Al-Muhibbin.

Sebagaiman yang telah diketahui bersama bahwa Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan keberkahan, bulan yang di dalamnya Allah SWT melipat gandakan pahala, membuka pintu rahmat, dan menutup pintu neraka. Ia datang sebagai tamu agung yang membawa kesempatan emas bagi setiap muslim untuk memperbaiki diri, memperbanyak amal shalih, dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Selaras dengan santri Pondok Pesantren Al-Muhibbin yang sedang berlomba-lomba mencari kebaikan & keberkahan pada bulan Ramadhan dengan memperbanyak Tadarus Al-Qur’an, ibadah-ibadah sunah bahkan amalan-amalan yang ada di bulan suci penuh ampunan ini.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

Barangsiapa berpuasa Ramadhan dengan penuh iman dan mengharap ridha Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dengan hadirnya bulan suci Ramadhan 1445 H, Pondok Pesantren Al-Muhibbin berharap seluruh rangkaian kegiatan rutinan dapat menjadi sarana memperkuat iman, mempererat ukhuwah, dan menumbuhkan kepedulian sosial.

Ramadhan adalah waktu terbaik untuk kembali mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbanyak amal shalih, serta berbagi kebahagiaan dengan sesama. Semoga setiap langkah ibadah kita di bulan penuh berkah ini diterima oleh Allah, dan semoga kita semua dipertemukan dengan kemenangan sejati di hari Idul Fitri nanti.

Mari kita sambut Ramadhan dengan hati yang bersih, senyum yang tulus, dan semangat kebersamaan.

Editor: Anwar Dzak & Yayuk Siti Khotijah

Share this post

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on print