Kenduruan, 9 September 2026 —Pondok Pesantren Modern 4 Bahasa Al-Muhibbin menggelar acara ta’dim Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh khidmat dan nuansa kebersamaan. Acara ini tidak hanya menjadi momentum memperingati kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga sebagai sarana memperkuat cinta dan penghormatan kepada beliau.
Dalam kesempatan tersebut, doa khusus dipanjatkan untuk almarhum Abah Haji Muhibbin bin Basri, pendiri sekaligus sosok yang sangat berjasa bagi perkembangan pesantren. Doa bersama dipimpin oleh para masyayikh, di antaranya KH Ahmad Dawam Affandi, yang menekankan pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Suasana semakin terasa sakral dengan lantunan shalawat yang bergema, diiringi rasa syukur dan haru dari para santriwan dan santriwati setrta para tamu yang hadir.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini terasa berbeda dari biasanya. Jika umumnya acara dipusatkan di Aula Fa Anta Wa Dawa, kali ini memilih lokasi di samping joglo dengan nuansa lebih terbuka dan santai.
Yang mebuat suasana semakin unia adalah kehadiran jajanan gantung di antara atap-atap gasebo yang menambah keceriaan, namun tetap dalam bingkai kesederhanaan dan kekhusyukan. .
Tradisi baru ini diharapkan menjadi inspirasi bagi peringatan Maulid Nabi di tahun-tahun mendatang, dengan tetap menjaga nilai religius sekaligus menghadirkan suasana meriah dan penuh kebersamaan.
Acara ini menjadi pengingat bahwa ta’dim kepada Rasulullah SAW bukan sekadar tradisi, melainkan wujud cinta yang nyata, sekaligus penghormatan kepada para pendiri pesantren yang telah mewariskan nilai-nilai luhur.