PPM Al-Muhibin kini kembali menyelenggarakan pawai akbar yang selalu menjadi agenda tahunan penuh semarak. Namun pelaksanaan pawai tahun ini menghadirkan nuansa berbeda yang membuat acara semakin istimewa dari pawai tahun-tahun sebelumnya. Untuk pertama kalinya, acara tersebut dilaksanakan pada malam hari, menghadirkan suasana baru dengan penuh kekhusyukan sekaligus kemeriahan. Menariknya lagi, pawai tahun ini akan menyongsong tema “GEMA NUSANTARA, MERAWAT TRADISI. MENJAGA BUDAYA, MENYEMAI JATI DIRI INDONESIA.” diperkirakan membutuhkan tenaga dan dana ekstra demi berlangsungnya pawai yang mempresentasikan keberagaman budaya Nusantara. Baik dari segi busana maupun peran yang akan diselenggarakan pada Sabtu, 9 Mei 2026 mendatang.

Menyalakan lentera kreativitas santri, PPM Al-Muhibbin memberikan peluang besar melalui pawai akbar, pawai akbar menjadi wadah ekspresi santri yang menampilkan beragam karya seni. Tahun ini, Al Muhibbin menghadirkan nuansa keberagaman dan kebudayaan Nusantara yang megah, dipadukan dengan ciri khas lokal berupa atraksi barongsai, marching band, serta drama spektakuler berjudul, Dewi Songgolangit. Kisah legendaris dari tanah Jawa ini akan dipentaskan oleh para santri dan santriwati dengan sentuhan artistik yang memadukan seni tari, musik, dan teater. Drama ini diharapkan menjadi suguhan utama yang memukau penonton, sekaligus memperkenalkan kembali kekayaan budaya Nusantara kepada generasi muda.
Dengan persiapan matang dan rangkaian acara yang penuh warna, Pawai Akbar PPM Al Muhibbin diharapkan menjadi hiburan sekaligus kebanggaan masyarakat Jatirogo dan sekitarnya. Lebih dari sekadar parade, acara ini adalah simbol kreativitas, kebersamaan, dan semangat santri yang tak pernah padam. Jagan lewatkan mahakarya santri Al Muhibbin yang akan ditampilkan dalam pawai akbar pada Sabtu, 9 Mei 2026 pukul 19.00 WIB, dengan rute, start halaman PPM Al Muhibbin 1 menuju Pertigaan Masjid Ar Rohmah, Perempatan Lampu Merah, hingga Polsek Jatirogo.
By: Yayuk Siti Kotijah & Anwar Dzak.