Logo

SANTRI AL-MUHIBBIN KEMBALI SABET JUARA SATU DALAM AJANG LOMBA QIROATUL KUTUB DI PP AT-TANWIR

Bojonegoro, 8 Februari 2026 – Pondok Pesantren Modern 4 Bahasa Al Muhibbin kembali menorehkan prestasi gemilang dalam dunia pendidikan Islam. Santri dan santriwati dari PPM 4 Bahasa Al Muhibbin berhasil menunjukkan keunggulannya dalam ajang Lomba Qiroatul Kutub Kitab Fathul Qorib yang diselenggarakan di Pondok Pesantren At-Tanwir. Dalam kompetisi bergengsi ini, Al Muhibbin berhasil meloloskan empat perwakilan hingga babak final, dengan tiga di antaranya sukses meraih posisi juara.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen PPM 4 Bahasa Al Muhibbin dalam mencetak generasi muda yang unggul di bidang keilmuan agama, khususnya dalam pemahaman dan pembacaan kitab kuning. Johan Marchel Rangga Satria menjadi bintang utama dengan berhasil meraih Juara 1 dalam kategori lomba Qiroatul Kutub Fathul Qorib. Prestasi ini tentu membawa kebanggaan besar bagi pondok pesantren dan menjadi inspirasi bagi santri lainnya.

Tidak hanya itu, dua santriwati Al Muhibbin juga turut menyumbangkan prestasi yang membanggakan. Anggun Nihla Nabiilah berhasil meraih Juara Harapan 1, menunjukkan kualitas dan dedikasi yang tinggi dalam memahami dan menyampaikan isi kitab. Sementara itu, Zahdine Najwa Isyana juga tidak kalah cemerlang dengan mendapatkan Juara Harapan 2.

“Kami sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian santri-santri kami,” ujar salah satu pembimbing dari PPM 4 Bahasa Al Muhibbin. “Ini adalah hasil dari kerja keras, disiplin, dan bimbingan intensif yang telah kami berikan. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus belajar dan berprestasi di masa mendatang, serta menginspirasi lebih banyak lagi siswa untuk mendalami khazanah keilmuan Islam.”

Keberhasilan ini juga menggarisbawahi efektifnya metode pembelajaran dan pembinaan yang diterapkan di PPM 4 Bahasa Al Muhibbin, yang dikenal dengan pendekatan multikultural dan penguasaan empat bahasa. Ini membuktikan bahwa kombinasi antara penguasaan ilmu agama yang mendalam dan keterbukaan terhadap inovasi pendidikan dapat menghasilkan santri-santri berprestasi yang siap menghadapi tantangan zaman.

Editor: Anwar Dzak & Yayuk Sk.

Share this post

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on print