Logo
Screenshot 2026-01-24 173448

MENULUSURI JEJAK POTENSI; MUHADHOROH MENJADI EKSPRESI KREATIF SANTRI PURTI KELAS 7A

Kenduruan, 23 Januari 2026, suasana penuh semangat nampak di Gedung Aula Puntadewa Al-Muhibbin. Para santri berkumpul untuk melihat penampilan muhadoroh dari kelas 7A Putri, muhadhoroh kali ini tidak hanya disaksikan oleh seluruh santri putra dan putri, walisantripun turut hadir pada malam hari ini hanya demi melihat penampilan putra-putrinya.

Acara berlangsung sekitar pukul 18:00 PM hingga selesai, dengan runtunan pertama dibuka dengan persembahan musik religi yang sangat spektakuler. Dilanjut dengan bacaan ayat suci Al-Qur’an yang menambah suasana hangat dan syahdu, Mereka juga menyampaikan pidato dengan berbagai Bahasa diantaranya; Bahasa Inggris, Arab, Mandarin, Jepang dan Jawa secara bergiliran dengan bertemakan keagamaan dan motivasi yang kemudian disambung dengan Do’a penutup.

Tak cukup itu, masih ada satu penampilan lagi yang sangat ditunggu-tunggu para penonton, yakni sesi hiburan. yang mana, kali ini kelas 7 A Putri mengusung sebuah pertunjukkan “Drama Calon arang” mereka berhasil memainkan peran mereka masing-masing dengan penuh penjiwaan, hingga penonton pun sangat tertarik untuk menyaksikan.

“Saya sangat senang dengan diadakannya muhadhoroh. kegiatan ini sangat membantu untuk melatih dan mengasah mental untuk bisa tampil percaya diri dihadapan umum. Meski tadi waktu tampil di panggung agak nerveous karena baru pertama kali maju muhadhoroh.” Ujar Aurel selaku pembawa acara dan pemeran utama “drama Calon Arang” pada malam hari ini.

meski masih dikatakan santri yang baru 6 bulan dipesantren, mereka telah membuktikan sebuah ketekunan yang telak. Kendati begitu, muhadoroh kali ini dapat menjadi inspirasi serta motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum, sekaligus memperkuat keimanan dan wawasan keislaman. Dengan berakhirnya acara ini, kami ucapkan terima kasih atas perhatian dan partisipasi seluruh hadirin. Sampai jumpa pada kegiatan muhadoroh berikutnya.

Sebagai penutup, sebuah motivasi dari Najwa Shihab telah mengingatkan kami tentang pentingnya kegigihan dan juga ketekunan pemuda untuk melawan kemusykilan, seperti halnya yang telah diterapkan oleh para santriwati kelas 7 A Putri:

“Ditangan pemuda segala yang musykil bisa menjadi riil, Pemuda adalah antitesis segala yang mustahil”

Editor: Anwar Dzak & Yayuk Sk.

 

Share this post

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on print