Logo
20251120_1541_image

FASTABIN DAY 2 : TEGUHKAN SEMANGAT DAKWAH DENGAN SYARAHAN AL QURAN

 

FASTABIN 2025 memasuki hari keempat dengan penyelenggaraan Lomba Syarhil Qur’an di panggung utama PPM Al-Muhibbin 2 Kenduran Tuban. Perlombaan ini menjadi salah satu cabang ikonik yang dinanti tiap tahunnya. Sehingga sudah menjadi ciri khas Al Muhibbin sebagai kader dalam ajang MSQ.

Lomba syarhil tahun ini digelar bukan semata sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai bagian dari upaya kaderisasi dakwah yang terus ditekankan oleh Al-Muhibbin. Mengingat pondok sebelumnya pernah mencatatkan prestasi membanggakan melalui kadernya yang berhasil meraih Juara 1 Musabaqah Syarhil Qur’an tingkat provinsi dan Juara 2 tingkat nasional dalam Musabaqoh Tilawatil Quran. Para kader berprestasi itu kini dilibatkan sebagai pembimbing, memberikan arahan teknis mulai dari tilawah, sari tilawah, hingga penguatan retorika dakwah para peserta.

Acara diawali dengan persembahan Krida Campursari dari panitia sebagai pengantar ringan sebelum perlombaan inti dimulai. Meskipun hanya pelengkap, penampilan tersebut berhasil membantu mencairkan suasana dan menarik perhatian penonton yang mulai memenuhi area panggung.

Pelaksanaan lomba berjalan tertib dan kondusif. Setiap tim tampil membawakan materi sesuai tema yang telah ditentukan, dengan penilaian difokuskan pada akurasi bacaan,  bobot materi, serta kekuatan penyampaian. Dewan juri mencatat peningkatan kualitas penyajian dibanding tahun sebelumnya, salah satunya terlihat dari kerapian alur materi dan kepercayaan diri para peserta saat berbicara di hadapan penonton.

Setelah seluruh tim menyelesaikan penampilan dan proses rekap nilai dilakukan, panitia mengumumkan hasil lomba. Juara 3 diraih oleh kelas 3 SMP Putra, disusul kelas 2 MA Putra sebagai Juara 2, dan kelas 2 MA Putri berhasil meraih Juara 1 dengan nilai tertinggi. Pengumuman disambut antusias oleh peserta dan pendukung masing-masing, menutup FASTABIN Day 4 dalam suasana penuh apresiasi.

Lomba syarhil Qur’an diharapkan tidak hanya menghasilkan pemenang, tetapi juga menjadi sarana pembinaan berkelanjutan bagi santri dalam memahami, menjelaskan, dan menyebarkan nilai-nilai Al-Qur’an. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Al-Muhibbin dalam menjaga tradisi dakwah Qur’ani melalui proses estafet kaderisasi dari tahun ke tahun.

editor : Yayuk SK & M. Faizin

Share this post

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on print